Skin Care Routine Sebelum Tidur

Ngomongin masalah skin care routine memang nggak pernah ada habisnya. Banyak produk bermunculan dengan berbagai benefit bagi kulit kita. Melakukan Skin Care Routine sama dengan nabung untuk kesehatan kulit kita di masa yang akan datang. Hasilnya tidak bisa kita rasakan dalam waktu singkat.

Gue menemukan satu set skin care yang bisa dipakai sebelum tidur. Brand produknya adalah Yoqueen Beauty. Semua produk skin care yoqueen beauty ini berbahan dasar organik. Maka dari itu gue sangat tertarik buat nyobain produknya.



Gue beli satu set yang berisi masker green tea, yoghurt mask, cuka apel, rose water dan satu tambahan masker charcoal. Harga untuk masing-masing produk sangat terjangkau, yaitu IDR 25K, tapi kalau beli satu set jauh lebih murah IDR 75K.

 Masker Green Tea 

Masker green tea ini berbentuk powder, dengan wangi khas green tea. Semua produk masker di Yoqueen Beauty berbentuk powder, perlu ditambahkan cairan terlebih dahulu sebelum digunakan. Bahan dasar dari masker ini berasal dari bahan-bahan alami, yaitu madu, olive oil, vitamin E, rice fragrance dan green tea itu sendiri.


Manfaat dari masker green tea ini sesuai yang tertera di kemasan adalah menghilangkan bruntusan, melembabkan kulit, dan mengurangi minyak berlebih. Selain itu green tea juga bermanfaat untuk menyegarkan kulit, mencegah penuaan dini, menghilangkan jerawat, sebagai antioxidant, dan menghilangkan mata panda.

Cara menggunakan masker ini adalah dengan mencampurkan 1 sdt masker powder terlebih dahulu dengan yoghurt mask atau rose water hingga berbentuk pasta. berdasarkan pengalaman gue, aroma green tea dari masker semangkin kuat ketika dicampurkan dengan yoghurt mask.

 Masker Charcoal 

Masker yang paling hits tahun ini, masker charcoal. Masker berwarna hitam ini berbahan dasar madu, olive oil, vitamin E, rice fragrance dan charcoal itu sendiri.


Manfaat dari masker charcoal ini diantaranya adalah mencerahkan kulit, menghilangkan komedo, menyerap kotoran yang menyumbat pori-pori. Ini adalah masker favorit gue, karena kebetulan kulit gue lagi banyak produksi komedo. Selain manfaat yang disebutkan diatas, charcoal juga memiliki manfaat mengatasi kulit kusam, menghilangkan noda di wajah, mengatasi kulit kering, mencegah penuaan dini dan menyembuhkan jerawat.

Cara penggunaannya pun sama dengan masker green tea. Campurkan 1 sdt masker charcoal powder dengan yoghurt mask atau rose water sampai berbentuk pasta. Tapi bedanya, aroma dari campuran masker charcoal dengan yoghurt mask ini memiliki bau asam khas yoghurt, karena memang charcoal tidak memiliki aroma khas seperti green tea.

 Yoghurt Mask 

Yoghurt ini berbentuk tidak terlalu kental tapi tidak juga terlalu cair, warnanya cream seperti yoghurt plain flavour. Baunya asam, tapi setelah dioleskan pada wajah aromanya sendikit memudar.


Yoghurt mask ini dapat digunakan langsung pada wajah ataupun dengan mencampurkannya terlebih dahulu dengan masker powder. Yoghurt memiliki beberapa manfaat seperti menghilangkan noda di wajah, sebagai anti aging, menghilangkan infeksi kulit, memulihkan kulit terbakar karena sinar matahari, melembabkan wajah, mengangkat kotoran dan mencerahkan wajah.

 Apple Vinegar Toner 

Toner berbahan dasar cuka apel ini sempat merajai dunia skin care, karena berasal dari bahan alami dengan banyak manfaat baik untuk kulit ataupun kesehatan tubuh. toner ini berbau kecut khas cuka.


Cara penggunaannya sangat mudah, hanya dengan meyemprotkan sebanyak kurang lebih lima kali ke permukaan kapas, kemudian oleskan ke permukaan wajah hingga merata.

Manfaat utama dari cuka apel ini adalah menghilangkan jerawat, noda hitam dan mencerahkan kulit.

 Rose Water 

Pada rangkaian skin care Yoqueen Beauty ini, rose water dapat digunakan untuk campuran mask powder atau dapat digunakan setelah penggunaan toner cuka apel.


Cara penggunaannya sangat mudah, hanya dengan menyemprotkan rose water ini langsung ke permukaan wajah setelah penggunaan toner cuka apel. Digunakan setelah penggunaan toner cuka apel ditujukan untuk mendinginkan kulit, karena penggunaan cuka apel pada kulit biasanya menyisakan rasa panas pada kulit.

 Water Sleep Mask 

Produk Laneige satu ini memang bukanlah termasuk kedalam skin care organik seperti yang sudah gue sebutkan diatas. Tapi gue selalu pakai krim ini di area mata sebelum tidur dan setelah melakukan serangkaian skin care Yoqueen Beauty. Sebenarnya krim ini dapat digunakan ke seluruh wajah, hanya saja hampir 2 tahun ini gue menghindari penggunaan krim malam di wajah karena kulit lagi sensitif-sensitifnya dengan jerawat, apalagi setelah penggunaan krim malam. Jadi gue hanya pake krim ini di sekitar area mata gue yang sudah mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan dan agak berwarna gelap.



Terakhir gue bakal jelasin langkah penggunaan rangkaian skin care di atas yang biasa gue lakuin sebelum tidur.
  • Cuci muka hingga bersih
  • Gunakan Mask powder + yoghurt mask, biarkan selama 20 menit
  • Cuci masker yang telah mengering di permukaan wajah hingga bersih
  • Oleskan Toner cuka apel menggunakan kapas
  • Semprotkan rose water ke permukaan wajah, tunggu hingga kering
  • Oleskan Laneige Water Sleeping Mask di area mata, atau bisa juga ke seluruh wajah
Sekian review skin dari gue, semoga bermanfaat.

Liburan Seru di Ujung Genteng Sukabumi

Hi

Pada kesempatan kali ini, gue bakal share pengalaman seru gue bareng keluarga liburan di Ujung Genteng, Sukabumi. Sebenarnya destinasi satu ini adalah salah satu destinasi impian gue semenjak awal semester saat kuliah dulu. Tapi belum kesampaian karena akomodasi yang kurang mendukung. Ditambah lagi dulu sempat ada desas desus kalau akses menuju Ujung Genteng cukup sulit.

Perjalanan dari Tangerang Selatan menuju Ujung Genteng cukup memakan waktu, yaitu sekitar 7 jam sudah termasuk macet dan melipir buat beli jajanan. Lokasi Ujung Genteng ini berada di bagian selatan pulau jawa. Pantai-nya masih asri dan jarang pengunjung. Menurut warga sana, pengunjung hanya membludak satu tahun sekali, yaitu saat Lebaran. Satu sisi gue merasa iba dengan pergerakan ekonomi pariwisata disana, tapi di sisi lain gue merasa lebih bisa menikmati keindahan pantai tanpa harus berjejalan dengan luapan pengunjung.

 Penginapan 

Tanpa bermaksud ngiklan, gue selalu mempercayakan masalah penginapan ini kepada aplikasi Traveloka untuk masalah mencari penginapan. Selama ini gue nggak pernah dikecewakan oleh Traveloka dan bahkan sangat dimanjakan dengan berbagai promo yang ditawarkan. Namun sayangnya belum banyak penginapan di Ujung Genteng yang mendaftarkan diri di Traveloka, sehingga gue sedikit kesusahan mencari penginapan yang tepat. Gue masih harus mencari di mbah Google untuk lebih menguatkan. Singkat cerita gue menemukan satu penginapan murah yang lokasinya strategis, karena lokasinya berada diantara dua pantai tersohor di Ujung Genteng, yaitu pantai Pangumbahan dan Pantai Ujung Genteng itu sendiri. Penginapan yang gue tempati bersama keluarga gue selama 1 malam itu bernama Pondok Nuansa.

Pondok Nuansa, Ujung Genteng, Sukabumi
Salah satu spot di pondok nuansa

Tipe kamar untuk 2 orang di Pondok Nuansa

Tepat di depan Pondok Nuansa. Agak tidak terurus, banyak
serpihan batu karang, namun masih memiliki daya tarik untuk
dinikmati.
Pantai dekat penginapan saat air laut surut

Gue memesan 2 kamar tipe kakap, dimana dalam satu kamar teridiri dari 2 queen bad, kamar mandi, TV, dan AC. Namun karena salah satu kamar yang gue pesan kebetulan AC-nya masih dalam masa perbaikan alhasil satu kamar ditukar dengan kamar lain yang kosong. Awalnya agak kesel tapi setelah tau kamar penggantinya itu adalah kamar dengan tipe satu tingkat diatas tipe Kakap dan tanpa kena charge, keselnya ga jadi. Haha...

Untuk sarapan dan makan malam jangan khawatir karena Pondok Nuansa ini menyajikan beberapa menu masakan meskipun tidak termasuk ke dalam bill reservasi penginapan alias harus bayar sendiri. Pelayanannya pun ramah dan fast respon.

 Mengantar Tukik 

Tidak banyak tempat wisata di Ujung Genteng yang berhasil kami singgahi, karena waktu kami di Ujung Genteng begitu singkat, hanya satu malam. Mungkin ceritanya akan berbada jika gue hanya berdua dengan suami saat liburan, bisa lebih fleksibel mengatur waktu. Pantai yang kami pilih untuk dikunjungi adalah Pantai Pangumbahan. Kenapa bukan Pantai Ujung Genteng. Ya, next gue memang wajib buat ke Pantai Ujung Genteng. Tapi saat itu karena waktu yang cukup singkat, maka kami memilih destinasi wisata pantai yang menyuguhkan hal lain. Di Pantai Pangumbahan ini ada penangkaran penyu, dimana setiap harinya dilakukan pelepasan tukik ke pantai lepas. Bagi yang belum tahu apa itu tukik, Tukik adalah anak penyu yang sudah siap dilepaskan ke habitatnya. Dan mereka akan kembali ke daratan ketika dewasa nanti saat hendak bertelur.

Itu bukan batu akik, itu Tukik

Bersama adik terakhirnya Suami. Sunset.

Harga Tiket Masuk ke Penangkaran Penyu ini seikhlasnya, tidak ada tarif pasti. Waktu itu mertua gue bayar IDR 30K untuk berdelapan. Dan untuk melihat pelepasan Tukik ini disarankan untuk datang sekitar jam setengah lima sore. Di pantai ini kalian tidak bisa berenang, karena ombak yang besar dan jarak yang begitu dekat antara palung dengan bibir pantai. Keindahan lain dari pantai ini adalah pasirnya yang halus, putih dan bersih.

 Suspension Bridge Sukabumi 

Buat yang follow Twitter atau IG nya Kang Emil pasti sudah familiar dengan destinasi wisata satu ini. Jembatan gantung yang membentang sepanjang kurang lebih 250 meter. Buat yang punya fobia ketinggian kaya gue, silahkan datang kesini untuk tau sensasinya. Ada beberapa petugas yang menjaga di Jembatan untuk mengatur banyaknya pengunjung yang melewati jembatannya, yaitu tidak boleh lebih dari 50 orang. Harga Tiket masuknya IDR 25K untuk anak-anak dibawah 5 tahun dan lansia diatas 55 tahun, IDR 50K untuk orang dewasa, sudah termasuk snack yang akan kita dapatkan di dalam kawasan Suspension Bridge.

Suspension Bridge Sukabumi

Suspension Bridge, Sukabumi

Spot cantik di area Suspension Bridge


Setelah melewati jembatan terpanjang di Sukabumi ini, kita dapat menikmati keindahan curug Sawer dengan berjalan sekitar 500m dari jembatan. Tidak usah khawatir dikecewakan air terjun kering, karena curug sawer ini konon tidak pernah kering dan selalu deras. Gue pastikan kalian nggak bakalan di PHP-in atau dikecewain ketika berlibur ke Sukabumi. 

Happy Holiday!!!